JAKARTA - Kegagalan di AFF Suzuki Cup 2012, wajib
segera dilupakan tim nasional (timnas) Indonesia. Timnas Garuda wajib
segera bersiap bangkit, mengikuti perjalanan berat di babak kualifikasi
Piala Asia 2015, Australia.
Hasil menyakitkan memang baru saja dirasakan skuad asuhan Nilmaizar,
diajang Piala AFF 2012. Dipermalukan Malaysia, 2-0, (1/12), pada laga
pamungkas Grup B, timnas Garuda tidak mampu memastikan satu tempat di
babak semifinal. Hasil ini pun jauh lebih buruk dari apa yang diraih
timnas Garuda dua tahun silam.
Akan tetapi, kegagalan tersebut tidak boleh terus membanyangi timnas
Garuda. Karena pada babak kualifikasi Piala Asia nanti, timnas Garuda
tergabung dalam grup berat. Bersama Arab Saudi, Irak, dan Cina di Grup
C. Melihat lawan-lawan yang dihadapi timnas Garuda nantinya, tentu tidak
bisa dibilang mudah. Ketiga negara tersebut, memiliki level permainan
yang lebih tinggi dari timnas Indonesia.
Melihat lawan-lawan yang dihadapi timnas Garuda adalah negara-negara
yang memiliki kualitas terbaik di Asia, persiapan matang pun wajib
dilakukan. Akan tetapi, tidak hanya persiapan matang yang harus
dilakukan, tapi bagaimana caranya para pengurus bisa bersatu agar
pemain-pemain yang berlaga di Piala Asia diikuti oleh pemain-pemain
terbaik yang dimiliki Indonesia.
"Persiapannya kemungkinan akan dimulai pada Januari 2013. Tapi ini jadi
rencana kami sebelumnya, ketika kami menghitung-hitung timnas bisa
melaju ke babak semifinal Piala AFF. Tapi dengan kondisi seperti
sekarang ini, bisa saja persiapannya lebih maju," ungkap Sekretaris
Jenderal (Sekjen) PSSI, Halim Mahfudz.
Dari jadwal yang ada, timnas Garuda langsung mendapatkan cobaan besar
pada laga perdana. Dijamu tuan rumah Irak pada 6 Februari 2013, jadi
rintangan pertama yang harus dilalui. Setelah melawat ke Irak, menjamu
Arab Saudi dan China jadi agenda selanjutnya yang akan dijalani timnas
Garuda pada 22 Maret dan 15 Oktober 2013.
Pada 15 November 2013, giliran China yang menjamu timnas Garuda. Adapun
pada laga selanjutnya, setelah sebelumnya dijamu Irak, kali ini Lions
of Mesopotamia, julukan timnas Irak, balik dijamu timnas Garuda pada 19
November 2013. Laga terakhir babak kualifikasi Piala Asia 2015, timnas
Garuda akan menghadapi Arab Saudi satu tahun berselang, tepatnya pada 5
Maret 2014.
"Programnya seperti apa untuk menghadapi Kualifikasi Piala Asia? Kami
melanjutkan program meningkat. Bentuknya bisa dalam bentuk uji coba atau
lain-lainnya. Yang pasti untuk pola latihan, akan terus dilakukan,"
papar Halim, yang menggantikan posisi Tri Goestoro sebagai Sekjen PSSI.
Untuk saat ini, para pemain yang tergabung dalam timnas Garuda di Piala
AFF, semuanya dipulangkan ke kediamannya masing-masing. Setelah ada
evaluasi atas kinerja timnas di Piala AFF, besar kemungkinan pemusatan
latihan jelang keikutsertaan timnas Garuda di Piala Asia akan kembali
membuat para pemain kembali berkonsentrasi.
"Sejauh ini kami masih menunggu evaluasi dari PSSI soal kinerja kami di
Piala AFF. Lanjut atau tidak, itu haknya PSSI. Saya sebagai warga
negara, hanya bisa mengikuti semua yang ada dan taat akan tugas negara.
Yang pasti untuk saat ini, saya masih menunggu pemanggilan dari PSSI,"
jelas Nil.
Sementara itu Taufiq, gelandang yang selama ini mengisi lini tengah
timnas Garuda menjelaskan, jika dirinya memilih untuk berkonsentrasi
dengan klub terlebih dahulu. Tapi gelandang Persebaya Surabaya ini tetap
mengaku siap, jika tim pelatih atau manajemen timnas Indonesia kembali
memercayakan dirinya untuk kembali bergabung.
"Saat ini saya coba fokus dulu dengan klub. Mengurus semua-semua yang
selama ini terbengkalai. Kalau memang nanti, panggilan itu datang lagi
saya pasti siap membela bangsa dan negara," tutur Taufiq.
Jadwal pertandingan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2015 Grup C:
6 Februari 2013: Irak vs Indonesia
22 Maret 2013: Indonesia vs Arab Saudi
15 Oktober 2013: Indonesia vs China
15 November 2013: China vs Indonesia
19 November 2013: Indonesia vs Irak
5 Maret 2014: Arab Saudi vs Indonesia