Selasa, 04 Desember 2012

Permainan Xavi & Iniesta Seperti Orang Brasil

Auzan Julikar Sutedjo - Okezone
Senin, 3 Desember 2012 09:32 wib
Skuad Brasil di PD 1970 (dari kiri): Carlos Alberto, Brito, Gerson, Piazza, Everaldo, Tostao, Clodoaldo, Rivelino, Pele, Jairzinho, dan Felix/Ist
Skuad Brasil di PD 1970 (dari kiri): Carlos Alberto, Brito, Gerson, Piazza, Everaldo, Tostao, Clodoaldo, Rivelino, Pele, Jairzinho, dan Felix/Ist
RIO DE JANEIRO – Legenda Brasil di era 70-an Rivelino menyanjung duo Barcelona Xavi Hernandez dan Andres Iniesta setinggi langit. Menurutnya, Xavi dan Iniesta bermain seperti dirinya saat masih membela Selecao dulu.

Rivelino merupakan pemain bernomor punggung 10 saat Tim Samba menjuarai Piala Dunia 1970. Saat itu, Brasil dijejali legenda-legenda seperti Pele, Jairzinho, Carlos Alberto, Tostao, Gerson, hingga Emerson Leao.

Generasi emas tim nasional Spanyol saat ini mengingatkan dirinya akan Selecao 1970. Lebih khusus lagi, pioneer gerakan flip-flap yang ditiru Ronaldinho, Zlatan Ibrahimovic, hingga Cristiano Ronaldo ini menyebut duo Xavi dan Iniesta yang berjuluk Xaviesta tersebut yang dinilainya sudah setara dengan rekan-rekannya nan legendaris itu.

“Mereka berpikir cepat seperti orang Brasil. Itu memberi tim mereka keuntungan,” kata Rivelino seperti dikutip dari Marca.

“Mereka mengumpan, mengumpan, dan mengumpan, lalu menemukan celah untuk memberi umpan terobosan kepada penyerang dengan presisi yang sempurna,” ujar Rivelino.

“Mereka selalu berpikir berbeda. Kami (tim nasional Brasil) tak mempunyai hal itu. Pemain terakhir yang punya intelejensi seperti mereka adalah Zidane,” ujar Rivelino.

“Mereka tahu apa yang akan dilakukan dengan bola, bahkan sebelum bola ada di kaki mereka. Itu setara emas dalam permainan sepak bola,” pungkas Rivelino yang kini berusia 66 tahun.

Busquets: Barca Belum Bisa Santai



Sergio Busquets - Barcelona (Foto: reuters)

BARCELONA – Rekor tak terkalahkan hingga jornada 14 yang masih dipegang Barcelona tentu akan terus dipertahankan anak-anak asuhan Tito Vilanova. Dengan rekor tersebut, Barcelona semakin kokoh berada di puncak klasemen sementara La Liga.

Dari raihan positif tersebut, El Barca kini nyaman di puncak klasemen dengan poin 40, selisih 6 poin dari runner up, Atletico Madrid. Tetapi Barcelona tidak bisa terlalu santai dengan hasil yang diraih saat ini.

Gelandang bertahan Blaugrana, Sergio Busquets mengatakan, dengan rekor mulus dan berada di puncak klasemen bukanlah alasan untuk Barcelona bisa santai dan terlena dengan raihan saat ini.

“Rekor yang kami raih memang bagus, tetapi kami tidak ingin berada dalam zona nyaman. Karena kompetisi masih panjang. Jadi tidak ada alasan untuk santai,” ujar Busquets dalam situ resmi El Barca. (3/12/2012)

“Saya sangat senang dengan permulaan kami yang maksimal. Yang harus kami pikirkan saat ini adalah bagaimana caranya kami bisa mempertahankan rekor tak terkalahkan ini sampai akhir musim, dan Barcelona mampu meraih banyak gelar,” tambahnya.

Busquets juga mengaku terkesan dengan apa yang diraih rekan satu timnya, Lionel Messi mampu konsisten dalam mempersembahkan gol demi gol untuk Barcelona.

"Dia (Messi) adalah pemain terbaik di dunia. perannya dalam menyerang sangat besar. Banyak gol Barcelona yang tercipta dari keahliannya yang luar biasa,” puji Busquets.

Laga terdekat yang akan dijalani Barcelona adalah melawan wakil Portugal, Benfica pada Kamis, (6/12/2012) besok dalam laga lanjutan Champions League dan berselang empat hari kemudian, Lionel Messi dkk akan bertandang ke Estadio Benito Villamarin markas Real Betis dalam lanjutan La liga.

"Barcelona di Tangan yang Tepat"



Tito Vilanova. (Foto: Reuters)

BARCELONA – Penunjukkan Tito Vilanova sebagai pelatih Barcelona, menggantikan Josep Guardiola cukup mencengangkan banyak kalangan saat itu. Kredibilitas Vilanova pun dipertanyakan, mampukah Vilanova mengulang masa kejayaan Guardiola?

Seperti diketahui bahwa Guardiola berhasil mempersembahkan 14 trofi dalam empat musim bagi Raksasa Katalan. Namun, ternyata debut Vilanova di Barca sangat mengagumkan, 13 kemenangan dan satu kali imbang dari 14 pertandingan. Hasil tersebut sekaligus menjadi catatan terbaik sepanjang sejarah La Liga.

Direktur Olahraga Barca, Andoni Zubizarreta pun menegaskan bahwa Blaugrana saat ini berada di tangan yang tepat, dan menyatakan bahwa kekhawatiran yang pernah singgah kini perlahan sirna dengan tren positif Barca di bawah Nakhoda Vilanova.

“Barcelona di tangan pelatih yang benar!. Ketika saya menyaksikannya bekerja di ruangannya, saya kian yakin bahwa tim ini berada di tangan yang benar. Tito (Vilanova) memiliki filosofi yang sama, dia penerus Pep (Guardiola),” kata Zubizarreta, seperti dilansir situs resmi Barcelona, Selasa (4/12/2012).

“Sangat berharga untuk melanjutkan ide-ide sepakbola yang belum selesai, memanfaatkan para pemain juara dan tetap percaya dengan gaya (permainan) yang telah dilestarikan klub ini,” sambung kiper legendaris Barca itu.

Vilanova memang bukanlah sosok populer, sehingga tak mengherankan apabila sejumlah pihak menilai bahwa keputusan Barca memilih Vilanova saat itu sebagai perjudian. Namun, latar belakangnya sebagai alumni La Masia dan menjadi asisten Guardiola selama empat musim terakhir dinilai cukup melanjutkan tongkat estafet Guardiola di Camp Nou.

“Jangan menilainya dari hasil. Kekuatan Tito bagi saya adalah bagaimana cara dia membangun dan membuat keputusan saat situasi sulit,” tandasnya.

Barca Hadiahi Adriano Kontrak Baru



Adriano Correira. (Foto: Reuters)

BARCELONA – Barcelona sepertinya puas dengan penampilan bek sayap Adriano pada musim ini. Manajemen siap menawarkannya kontrak baru kepada bek sayap asal Brasil tersebut atas kinerjanya pada musim ini.

Adriano dibeli tim asal Katalan itu pada Juli 2010 yang lalu. Kontraknya memang baru berakhir pada Juni 2014 mendatang. Namun, manajemen Barca seperti puas dengan penampilan bek sayap 28 tahun itu.

Diberitakan Football-Espana, Rabu (5/12/2012), La Blaugrana sangat senang dengan perkembangan Adriano setelah lepas dari cedera. Apalagi, bek sayap itu sudah turun berat badan sebanyak lima kilo sepanjang musim panas kemarin.

Permainan gemilang Adriano bersama entrenador Tito Vilanova menjadi salah satu alasan kenapa manajemen menyiapkan kontrak baru untuk pemain yang direkrut dari Sevilla tersebut

Adriano memiliki pilihan untuk menerima perpanjangan kontrak selama satu tahun dan itu juga termasuk meningkatkan gajinya. Selain Adriano, sejumlah pemain juga akan mendapatkan perpanjangan kontrak dari manajemen Barca.

Mereka adalah Lionel Messi, Carles Puyol, Xavi Hernandez, Victor Valdes, Jose Manuel Pinto, serta pemain muda dari La Masia seperti Cristian Tello, Marc Muniesa dan Gerard Deulofeu.

Kekecewaan Hart untuk Kegagalan City di LC


Joe Hart (Foto: Getty)

DORTMUND – Kiper Manchester City, Joe Hart, menegaskan, timnya mendapatkan hasil yang adil dengan tidak lolos ke fase knock out, maupun ke Europa League usai kalah 1-0 dari Borussia Dortmund di matchday terakhir Grup D Liga Champions.

City hanya mampu mengumpulkan tiga poin dari hasil enam pertandingan di penyisihan grup Liga Champions. Hasil ini lebih buruk dibanding musim lalu, ketika City mengoleksi 10 poin, meski tetap tak membuat mereka lolos.

City pun terpaksa menjadi juru kunci atas hasil minor yang mereka raih di Liga Champions musim ini. Kekalahan ini membuat Hart kecewa dan marah, terutama karena rekan-rekan setimnya membiarkan The Citizens terpuruk di kompetisi Eropa.

"Ya, tentu saja kami harus keluar dari kompetisi Eropa, kami bahkan tidak bermain di Europa League sehingga adil untuk mengatakan itu,” ujar Hart, seperti dilansir Sky Sports, Rabu (5/12/2012).

"Ada rasa lapar untuk menang, seperti yang saya katakan, kami telah membiarkan diri kami sendiri terpuruk di turnamen ini, tapi ada rasa lapar untuk memenangkan pertandingan lainnya,” jelasnya.

Hart juga memberikan ucapan selamat kepada Real Madrid dan Borussia Dortmund yang memastikan tiket ke 16 besar Liga Champions. Kiper Timnas Inggris ini juga menilai, timnya tak bisa bangkit meski memiliki kemampuan untuk melakukannya, dan itu sangat mengecewakan.

"Selamat kepada Borussia dan Real Madrid, saya pikir mereka yang fantastis, tapi kami telah berjuang, berjuang sampai hari terakhir berada di kompetisi ini,” paparnya.

"Intensitas ada di sana dan kemudian mereka (Dortmund) mencetak gol, dan itu merupakan kekalahan yang memalukan, karena kami seharusnya bisa bangkit. Ini mengecewakan,” tutupnya.

Guardiola: Kembali Melatih? Tidak Tahun Ini



Josep Guardiola (Foto: Reuters)

MEXICO CITY - Josep ‘Pep’ Guardiola sepertinya akan kewalahan menanggapi tawaran sejumlah klub saat memutuskan kembali melatih. Eks entrenador Barcelona ini tengah menjadi buruan utama klub-klub elite.

Saat menghadiri sebuah acara amal di Mexico City, Guardiola kembali didesak awak media untuk memberikan komentar terkait rencana kembali ke dunia kepelatihan.

Pelatih yang sukses menghadirkan 13 trofi juara hanya dalam kurun empat tahun di Barca ini kabarnya tengah dilirik sejumlah klub besar seperti AC Milan dan Manchester United.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Guardiola mengaku belum memikirkan klub tersebut. Namun, mantan punggawa Barcelona ini memberikan sedikit isyarat buat United.

“Saya tidak tahu. Saya katakan bahwa saya tidak akan melatih pada tahun ini. Saya sudah belajar bahasa Inggris dan mulai mengenal kota-kotanya,” tutur Guardiola dikutip Football-Italia, Sabtu (22/9/2012).

Selain dihubungkan dengan United dan Milan, Guardiola juga ramai diisukan bakal menukangi Timnas Spanyol. Rumor ini mencuat setelah Vicente Del Bosque mengeluarkan komentar bahwa dirinya mungkin bakal mundur usai mendampingi Spanyol tampil di Piala Dunia 2014.

“Apakah saya akan melatih Timnas Spanyol? Anda tidak akan pernah tahu,” pungkasnya.

Diakhir kata, Guardiola menyatakan bila dirinya baru akan kembali melatih apabila dirinya sudah kembali menemukan gairah dalam sepakbola. Saat ini, dia mengaku belum tertarik dengan hingar-bingar sepakbola.

Ronaldo: Pep Cocok Latih Brasil



Ronaldo. (ist)

SAO PAULO  - Federasi sepakbola Brasil (CBF) telah memutuskan untuk memecat pelatih timnas Mano Menezes. Sejumlah kandidat penggantinnya pun mulai bermunculan, salah satunya ialah Josep Guardiola.

Mantan pelatih Barcelona itu memang tengah dalam kondisi menganggur saat ini, namun Pep sudah diincar banyak klub besar di Eropa. Namun bagi Ronaldo, Guardiola sangat cocok untuk melatih tim Samba.

Legenda hidup Brasil yang pernah merumput bersama klub-klub besar di Eropa ini mengingkan timnas Brasil mampu ke jalur positif. Ronaldo pun yakin hal tersebut dapat diwujudkan oleh Guardiola yang pernah sukses bersama Barcelona-nya.

“Semua orang menjadi tak sabar, namun anda perlu untuk melihat lebih jauh lagi. Menurut saya, Brasil harus kembali ke trek sebelumnya,” ujar Ronaldo, seperti dilansir Globo.

“Kami memiliki banyak pelatih yang hebat di Brasil, tapi kami butuh pelatih yang memiliki karakter yang bisa diterapkan dalam tim ini. Guardiola adalah yang terbaik saat ini dan ia bisa menjadi pilihan yang tepat bagi Timnas Brasil,” sambungnya.

Ronaldo sendiri mengaku tak setuju dengan keputusan CBF yang memilih memecat Menezes. Meskipun, CBF menilai pencapaian yang ditorehkan oleh Menezes masih cukup bagi Brasil