Rabu, 05 Desember 2012

Benzema Ingin Hajar PSG

Karim Benzema. (Foto: Reuters)
Karim Benzema.
MADRID – Real Madrid sukses mengempaskan Ajax Amsterdam dengan skor akhir 4-1, Rabu (5/12/2012) dini hari tadi WIB. Kemenangan tersebut sekaligus mengantar Madrid lolos ke babak 16 besar Liga Champions sebagai runner up Grup D.

Striker Madrid, Karim Benzema pun mengungkapkan keinginannya untuk dapat bersua dengan wakil Ligue 1, Paris Saint-Germain (PSG) pada fase selanjutnya. Keinginan pemain internasional Prancis bukan tak mungkin terjadi, mengingat Les Parisiens lolos sebagai jawara Grup A.

“Setiap tim yang tersisa (pada babak 16 besar) merupakan lawan yang sulit. Apabila kami ingin melakukan segala sesuatu di kompetisi ini, maka kami harus mengalahkan siapa saja yang akan menjadi lawan kami,” kata Benzema, seperti dilansir situs resmi klub.

“Tapi saya ingin melawan Paris Saint-Germain! Karena mereka merupakan tim asal Prancis,” sambung striker berusia 24 tahun itu.

Lahir dan besar di Prancis tentu saja membuat Benzema paham betul dengan gaya bermain klub-klub Ligue 1. Benzema pun sempat memperkuat klub kota kelahirannya Olympique Lyonnais selama lima musim (2004-2009), sebelum akhirnya memutuskan untuk berlabuh ke Santiago Bernabeu.

Ini Dia Tim Peserta Babak 16 Besar

Logo Liga Champions (Foto: Ist)
Logo Liga Champions (Foto: Ist)
MATCHDAY 6 Liga Champions baru saja berakhir. Hari ini, delapan tim melengkapi delapan tim sebelumnya yang sudah mendapatkan tiket ke babak 16 besar.

Delapan tim sudah memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions dengan status juara grup. Mereka adalah Paris Saint-Germain, Schalke 04, Malaga, Borussia Dortmund, Juventus, Bayern Munich, Barcelona, Manchester United

Sedangkan delapan tim lainnya, lolos ke babak 16 besar dengan status runner up. Sementara itu, tim yang menempati peringkat ketiga juga berhak untuk berlaga di turnamen Europa League di babak 32 besar.
Pada 20 Desember nanti di Nyon, UEFA akan melakukan undian untuk babak 16 besar Liga Champions.

Juara Grup
Paris Saint-Germain
Schalke 04
Malaga
Borussia Dortmund
Juventus
Bayern Munich
Barcelona
Manchester United

Runner Up
FC Porto
Arsenal
AC Milan
Real Madrid
Shakhtar Donetsk
Valencia
Celtic
Galatasaray

Lolos ke Europa League
Dynamo Kiev
Olympiakos Piraeus
Zenit St. Petersburg
Ajax Amsterdam
Chelsea
BATE Borisov
Benfica
CFR Cluj

Meski Kalah, Ferguson Puji Skuadnya


Sir Alex Ferguson. (Foto: Reuters)
Sir Alex Ferguson. (Foto: Reuters)
MANCHESTER – Manchester United memang kalah 0-1 dari CFR Cluj. Namun, pelatih Sir Alex Ferguson tetap memuji permainan skuadnya.

Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, Cluj menjadi tim pertama yang berhasil memberikan kekalahan kepada United di Liga Champioms saat bermain di Old Trafford. Gol tunggal Luis Alberto membantu tim asal Rumania itu mencetak kemenangan.

Ferguson tanpa sungkan memuji gol Cluj. “Itu gol yang sangat luar biasa yang mengalahkan kami. Kami mendapatkan banyak kesempatan, tapi dengan gol seperti itu kami tidak bisa berkomentar, anda tidak bisa berbuat banyak,” katanya.

Meski demikian, kemenangan itu tidak cukup bagi Cluj untuk melaju ke babak 16 besar Liga Champions. Galatasaray berhak mendampingi United setelah mengalahkan Sporting Braga dengan skor 2-1.

Meski menelan kekalahan, Ferguson mengaku mendapatkan hal positif dari penampilan skuad mudanya. Ryan Giggs dkk mampu menciptakan banyak peluang sepanjang pertandingan. Tapi, tidak satu gol berhasil tercipta.

“Kami memainkan sejumlah pemain muda pada saat itu. Saya sangat puas mereka tampil dengan cukup baik. Ini merupakan pengalaman yang bagus untuk para pemain muda,” ujar pelatih asal Skotlandia itu, dilaporkan Sky Sports, Kamis (6/12/2012).

“Saya rasa Nick Powell bermain cukup baik di babak pertama untuk kami dan Phil Jones juga tampil bagus. Ini merupakan pertandingan keduanya setelah tidak bermain selama sembilan bulan, jadi saya sangat senang,” tandasnya.

Lantas siapa yang akan menjadi lawan United? Ferguson menyebutkan tiga nama yang kemungkinan menjadi lawan Setan Merah selanjutnya. “Kami lolos sebagai juara grup dan banyak nama besar yang sudah menanti,” ujarnya.

“Kami bisa menghadapi Shakhtar Donetsk, FC Porto dan AC Milan. Kami lolos dengan nyaman dan kompetisi sesungguhnya ada pada bulan Febuari. Babak knock out memang sangat fantastis,” pungkas Ferguson.

Selasa, 04 Desember 2012

Trafficking Layaknya Penyelundupan Senjata & Narkotik

Aulia Akbar
Selasa, 04 Desember 2012 20:01 wib
Michelle Bachelet (Foto: Humas KPP-PA)
Michelle Bachelet (Foto: Humas KPP-PA)
JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Michelle Bachelet menyebut isu trafficking (penyelundupan) manusia sebagai isu yang serupa dengan penyelundupan senjata dan narkoba. Isu perempuan juga memiliki kaitan yang erat dengan trafficking.

Ketika membahas mengenai trafficking, mantan Presiden Cile itu turut membahas isu ketenagakerjaan, khususnya isu buruh migran yang terus berkembang. Bachelet mengambil contoh Nepal yang memberlakukan kebijakan larangan bagi warganya yang ingin bekerja sebagai buruh migran. Hal itu ditujukan guna menghindari praktik trafficking.

"Di Nepal, pemerintah negara itu memutuskan untuk meloloskan undang-undang guna melarang perempuan menjadi seorang buruh migran. Hal itu disebabkan karena seorang buruh migran sama seperti budak dan kasus ini dianggap sebagai perbudakan era modern," ujar Bachelet, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (4/12/2012).

Bachelet menambahkan, trafficking umumnya sangat berhubungan dengan aktivitas seks bebas. Dan penyebab dari maraknya trafficking tak lain adalah karena isu ekonomi. Banyak warga-warga miskin di dunia ini yang diiming-imingi pekerjaan yang baik di luar negeri, namun pada akhirnya mereka justru berakhir di ranah prostitusi.

Oleh karena itulah, PBB patut memanfaatkan Badan PBB untuk Perempuan dan UNAIDS guna menyelesaikan sejumlah masalah yang berkaitan dengan trafficking. Bachelet berpendapat, dengan sistem layanan kesehatan, dukungan pendidikan dan informasi yang baik, warga akan dapat bertindak dengan lebih bertanggung jawab.

Pendidikan Seks bisa Selamatkan Perempuan

Aulia Akbar
Selasa, 04 Desember 2012 21:01 wib
Michelle Bachelet (Foto: Humas KPP-PA)
Michelle Bachelet (Foto: Humas KPP-PA)
JAKARTA - Wakil Sekretaris Jendral Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Michelle Bachelet menilai, pendidikan seks akan menjadi instrumen penting untuk menyelamatkan perempuan dari sejumlah isu diskriminatif yang cukup krusial.

Beberapa isu yang dianggap Bachelet mengancam perempuan adalah isu kematian bocah perempuan di bawah usia 17 tahun, pernikahan di bawah umur, AIDS, dan kehamilan secara paksa. Isu-isu tersebut masih berkembang di sejumlah negara-negara berkembang di belahan dunia ini.

"Kami yakin, pendidikan seks akan memainkan peranan penting dalam memecahkan masalah ini, karena di situlah terdapat banyak informasi," ujar Bachelet, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (4/12/2012).

Kemudahan akses perempuan dalam mendapatkan pendidikan seks juga harus sangat diperhatikan oleh pemerintah negara yang bersangkutan. Karena setiap pendidikan seks akan membuat seorang perempuan pandai dalam memilah yang baik dan yang buruk.

Perempuan yang juga menjabat sebagai Direktur Badan PBB untuk urusan Perempuan itu turut menyinggung bagaimana pentingnya pemberdayaan perempuan. Menurutnya, pemberdayaan perempuan dapat memberikan kesempatan ekonomi yang cukup besar bagi negara. Oleh karena itulah, setiap negara patut meningkatkan hak partisipasi perempuan dalam segala proses pengambilan kebijakan.

Selain membahas pendidikan seks, Bachelet juga melirik partisipasi perempuan dalam ranah politik di suatu negara. Sampai saat ini, PBB melihat adanya peningkatan partisipasi perempuan di badan legislatif sebuah negara, namun hal itu belum cukup signifikan

PBB Ajak Perangi Mutilasi Alat Kelamin Perempuan

Foto: the Straits Times
Foto: the Straits Times
JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Michelle Bachelet menyebut praktik mutilasi alat kelamin perempuan sebagai sebuah tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Bachelet pun mengajak seluruh negara untuk memerangi praktik tersebut.

"Ada konsensus internasional yang menyatakan bahwa mutilasi alat kelamin perempuan tidak dapat dibenarkan, dan ini sangat mencederai korban. Tidak ada pula ajaran agama manapun yang memperbolehkan praktik ini," ujar Bachelet, di Hotel Ritz Carlton, Selasa (4/12/2012).

Isu kontroversi itu juga diangkat oleh Sekretaris Jendral Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) Ekmeleddin Ihsanoglu pada hari ini. Seluruh negara-negara anggota OKI juga diklaim berkomitmen menghapuskan praktik mutilasi tersebut.

Direktur Badan PBB untuk Perempuan itu mengatakan pula, ada resolusi di Majelis Umum PBB yang mendesak setiap negara menghapuskan praktik itu. Banyak pula negara-negara di PBB yang sudah berkomitmen untuk melakukan hal itu. Dan bila mereka belum memutuskan untuk terus meratifikasi konvensi itu, negara-negara lain akan menekannya.

CEDAW (Convention of Elimination Discrimination Againts of Women) juga tidak melarang praktik mutilasi alat kelamin perempuan. CEDAW pun menjadi acuan hukum untuk mengatasi itu tersebut dan konvensi itu dengan tegas menyebut praktik mutilasi tersebut, melanggar HAM.

"Ini merupakan isu yang penting, norma-norma sosial harus segera dirubah. Inilah saatnya negara-negara di dunia bekerja sama untuk menghentikan praktik mutilasi terhadap alat kelamin perempuan," tutupnya.

Bus Israel Dibom, 15 Orang Terluka

Bus yang dibom (Foto: BBC)
Bus yang dibom (Foto: BBC)
TEL AVIV - Sebuah bus dilaporkan diserang oleh ledakan bom di Tel Aviv, Israel. Insiden ini terjadi di tengah serangan udara Israel yang dilancarkan ke Gaza dan menewaskan 139 jiwa warga Palestina.

Sekira 15 orang dilaporkan terluka dalam serangan bom ini. Polisi Israel menyatakan, insiden ini merupakan aksi terorisme yang dilakukan pihak tidak bertanggungjawab. Demikian diberitakan BBC, Rabu (21/11/2012).

Pihak regu penyelamat mengatakan, lima korban terluka dalam serangan bom tersebut saat ini dirawat di rumah sakit terdekat. Mereka dirawat akibat luka-luka yang cukup berat mereka derita.

Seorang saksi mata menyebutkan, usai ledakan, bus nahas itu tampak hitam legam akibat terbakar. Sementara seorang saksi lainnya  mengaku melihat seorang pria meninggalkan bom dalam bis dan kemudian melarikan diri dari bus tersebut.

Hingga kini belum diketahui siapa pelaku peledakan bom yang berada di persimpangan jalan Shaul Hamelech dan Herietta Szold. Sementara pihak penyelidik terpaksa menutup akses jalan, demi mencari pelaku pengeboman.